Paradise Lost Rilis ‘Drown In Darkness – The Early Demos’

Drown In Darkness - The Early Demos (2009)

Drown In Darkness - The Early Demos (2009)

Band pelopor gothic metal asal Inggris, Paradise Lost bakal merilis demo awal mereka, Paradise Lost (1988) dan Frozen Illusion (1989), dalam sebuah album. Demo hasil rekaman kasar ini, yang memperliatkan akar musik mereka yang kental dengan doom metal, akan didampingi oleh enam lagu dari bootleg Plains Of Desolation (1989), yang sebelumnya belum pernah dirilis. Semua lagu dalam album ini telah diremaster secara digital dan akan dirilis dalam edisi terbatas. Album yang rencananya dirilis pada 25 Mei mendatang via Century Media Records ini, bakal diberi judul Drown In Darkness – The Early Demos. Sedangkan album studio terbaru mereka, bakal dirilis September mendatang dengan produser Jens Bogren. Album ini bakal berisi 10 lagu, diantaranya adalah “First Light”, “As Horizons End”, “Faith Divides Us, Death Unites Us”, “Frailty” dan “My Last Regret”.

Berisi extensive liner notes dari vokalis Nick Holmes dan sebuah packaging unik seperti replika piringan hitam, Drown In Darkness – The Early Demos wajib dimiliki oleh para penggemarnya, telepas dari kualitas demo yang sangat tidak standart, namun menunjukkan kualitas musikal mereka yang selama ini dijuluki salah satu band paling berpengaruh di kancah musik metal. Hal ini dibenarkan gitaris Greg Mackintosh yang menyatakan bahwa pada saat itu mereka tidak memproduksi demo dengan bagus, namun mereka menunjukkan musikalitas mereka apa adanya, mulai membangun eksistensi dalam musik underground di Inggris dan Eropa. Namun, mereka lebih menyukai versi demo ini ketimbang album perdana mereka, karena dengan inilah mereka dikenal, dan demo ini yang nantinya menjadi cikal bakal musik gothic metal.

Drown In Darkness – The Early Demos:

01. Drown In Darkness (4:38)
02. Internal Torment (5:05)
03. Morbid Existence (2:38)
04. Paradise Lost (5:24)
05. Internal Torment (5:40)
06. Frozen Illusion (5:16)
07. Internal Torment (live) (4:40)
08. Our Saviour (live) (5:56)
09. Plains Of Desolation (live) (4:10)
10. Drown In Darkness (live) (4:37)
11. Paradise Lost (live) (5:34)
12. Nuclear Abomination (live) (3:48)

1-3 diambil dari demo “Paradise Lost” (1988)
4- 6 diambil dari demo “Frozen Illusion” (1989)
7 – 12 diambil dari live bootleg “Plains Of Desolation” (1989)

Paradise Lost (2009)

Paradise Lost (2009)

Iklan

Flash News: Marilyn Manson, Sebastian Bach, Hail!, Darkwater, Baltimoore, Graham Bonnet, Theatre Of Tragedy, Nightwish, Danzig, Tom Morello, dll

Flash News Mei Minggu I

Flash News Mei Minggu I

Flash News minggu pertama Mei 2009 kali ini diwarnai oleh berita album terbaru Marilyn Manson telah selesai digarap. Rocker kontroversial ini menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa album yang berjudul The High End of Low ini bakal dirilis bulan ini. Single perdana dari album ini adalah “I Want To Kill You Like They Do In The Movies” yang berdurasi sekitar 9 menit. Manson juga menyatakan bahwa clip untuk single ini banyak menggambarkan adegan sadis, bercerita tentang pembunuhan, kematian dan sex. Walau selama ini album Manson tidak ada yang mengungguli album Antichrist Superstar (1996) dari sisi tema dan kejutan yang disuguhkan, Manson berjanji bahwa album terbarunya kali ini akan membuat para orang tua was-was. The High End of Low juga menjadi ajang reuni gitaris/bassis Twiggy Ramirez, setelah kolaborasi mereka di tahun 2000. Manson bakal meramaikan Rockstar Mayhem Festival bersama Slayer dan para pentolan musik metal dunia….. Mantan vokalis Skid Row, Sebastian Bach baru-baru ini menyatakan bahwa dia sedang mempersiapkan album terbarunya bersama personil Phantoms, Charlie Bellmore (guitar) dan Nick Bellmore (drums). Mereka telah mengerjakan beberapa demo selama dua bulan ke belakang, musisi yang akan berkolaborasi antara lain Jamey Jasta (Hatebreed). Sekitar tujuh materi baru telah siap untuk digarap, serta sebuah lagu yang digarapnya bersama gitaris John 5 (Rob Zombie, ex-Marilyn Manson) dan mungkin masih ada lagi kolaborasi keduanya. Roy Z akan digandeng untuk memproduseri album ini, (Roy juga memproduseri album Angel Down, album Judas Priest, Bruce Dickinson, dan Helloween)….. Supergrup Hail! yang digawangi gitaris Andreas Kisser (Sepultura), vocalis Tim “Ripper” Owens (Judas Priest, Beyond Fear, Yngwie Malmsteen, Iced Earth), drummer Jimmy DeGrasso (Alice Cooper, Megadeth) dan bassis David Ellefson (F5, Megadeth) menggelar tour keliling Eropa yang dimulai di Kytarro Athena minggu lalu. Mereka membawakan lagu-lagu milik Motorhead, Megadeth, Sepultura, Pantera, Iron Maiden, Black Sabbath, Metallica, Saxon dan lainnya….. Perkusionis band Slipknot, Shawn “Clown” Crahan terpaksa harus meninggalkan koleganya selama tour di Amerika Utara karena urusan keluarga yang mendadak dan sangat penting. Vokalis Corey Taylor tidak menyebutkan secara rinci apakah yang gerangan menimpa keluarga Shawn. Corey juga sedang mempersiapkan album solo perdananya setelah menyelesaikan tour pada bulan September mendatang. Corey menyatakan bahwa dalam albumnya nanti merupakan perpaduan antara Social Distortion, Foo Fighters dan Johnny Cash.

Graham Bonnet (ex-Rainbow, MSG, Alcatrazz, Impellitteri) bakal tampil dalam metal fantasi Lyraka Project. Lagu “Coronation” dan “Beyond The Palace” bisa anda nikmati di official website mereka. Proyek metal fantasi ini akan bertema tentang sebuah cerita di kedalaman laut di sebuah planet yang jauh disana bernama Lyraka….. Gitaris Alice Cooper, Keri Kelli akan tampil bersama Slash di American Idol dalam edisi ‘Rock Week’. Bersama mereka juga akan tampil alumni Cooper, drummer Tommy Clufetos dan bassis Chris Chaney….. Mantan manager band legendaris Uriah Heep, Peter Gibbs meninggal dunia. Peter menjadi tour manager ketika mereka promo tour album High And Mighty (1976) dan dicatat dalam sejarah perjalanan karir Uriah Heep. Pete menghabiskan masa pensiunnya di daerah Eyemouth, perbatasan Scotlandia dan Inggris….. Untuk mengenang setahun meninggalnya gitaris band Meldrum/Phantom Blue, Michelle Meldrum serta menggalang dana untuk membantu keluarga serta anaknya yang baru berusia 4 tahun, Jake Norum (anaknya bersama gitaris Europe, John Norum), para personil dan pendiri Phantom Blue akan melakukan reuni semalam, tampil di pertunjukan mengenang sang gitaris yang di adakan di Whisky A-Go Go, Hollywood pada 26 Mei mendatang. Drummer Phantom Blue, Linda McDonald menyatakan bahwa selama 14 tahun mereka berpisah, dan kali ini akan memberikan yang terbaik untuk Michelle dan keluarganya. Pendiri Phantom Blue adalah Michelle Meldrum (guitar), Linda McDonald (drums), Gigi Hangach (vocals), Nicole Couch (guitars) dan Kim Nielsen (bass). Bintang tamu yang akan hadir di pertunjukan amal nanti adalah Lemmy Kilmister (Motorhead), Rocky George (Fishbone, Suicidal Tendencies), Nick Oliveri (Queens Of The Stone Age, Mondo Generator), Jason McMaster (Watchtower, Dangerous Toys), John Norum (Europe, Dokken), Chuck Wright (Quiet Riot), Phil Varone (Saigon Kick, ex-Skid Row). Mereka akan diiringi oleh Meldrum bersama Gene Hoglan, Lizzy Borden, reuni Phantom Blue dan The Iron Maidens.

Mike Albert Project, band yang dikomandoi mantan gitaris tour Megadeth, Mike Albert, akan merilis album terbarunya Afterlife, pada Juni mendatang via Big Deal Records. Dengan mengusung lagu seperti “Why Do You Always Say Goodbye”, “Realms” dan “Stalker”, menjadi bukti nyata bahwa band ini sudah siap dan akan mengiringi permainan gitar kelas wahid Mike. Dengan mengusung musik metal yang dipadu dengan nuansa blues, jazz, baroque dan klasik, mereka ingin menyatakan bahwa melodi yang kuat akan mengantarkan mereka sebagai salah satu band solid dan menjadi jembatan untuk melangkah dengan mantab ke depan. Formasi Mike Albert Project adalah Mike Albert (lead guitar, backing vocals), Richard Schroeder (vocals), Jon Escobedo (bass), Angel Lujan (drums) dan Ruben Martinez (guitar)…. Band rock asal Swedia, Baltimoore bakal merilis album terbarunya berjudul Quick Fix, pada 15 Mei mendatang via BLP Music. Dua lagu baru, “Shoot The Dark” dan “Tell Me Who You Wanna Be Today” bisa anda simak di MySpace mereka. Formasi Baltimoore terdiri dari vocalis Björn Lodin, keyboardis Örjan Fernkvist, drummer Robban Bäck, gitaris Emanuel Hedberg, bassis Björn Lundqvist. Örjan Fernkvist sebelumnya bermain di lima lagu di album Best Of Baltimoore dan adalah mantan personil band Six Feet Under….. Album perdana grup progressive metal asal Swedia, Darkwater, berjudul Calling The Earth To Witness, dirilis pada bulan Mei dua tahun yang lalu via Ulterium Records. Untuk memperingatinya, album ini distream seluruhnya di MySpace mereka selama bulan Mei ini. Darkwater sendiri sedang menyelesaikan materi untuk album terbaru mereka yang rencananya akan direkam tahun ini….. Putra pentolan band Jackyl, Jesse James Dupree, Nigel dan koleganya bakal merilis album berjudul Attraction. Dengan mengusung nama Nigel Dupree Band, formasi terdiri dari Nigel Dupree (vocals, guitar), Josh Hilton (bass), dan Adam Townsend (drums). Band asal Georgia ini mengusung musik rock arena ala Kiss, Def Leppard, AC/DC, dan Bon Jovi. Single perdana mereka, “Rock and Roll”, dan album perdana Attraction, yang bakal dirilis pada 26 Mei mendatang, adalah bukti bahwa semangat rock n’ roll sejati masih ada di kalangan anak muda di sana. Lagu yang telah dikonfirmasi bakal mengisi album ini adalah “Late Night Girl”, “Rock And Roll”, “Sexy Little Thing”, “Shake It Hot”, “Love Machine”, “Darkness Of The Night”, “Have You Ever”, “Screaming”, “Too Hot To Handle”, “Top That Killer”.

Band progressive rock/metal asal Belanda, Cirrha Niva bakal merilis album baru yang diberi judul For Moments Never Done, yang rencananya dirilis pada 3 September 2009 via Parnassus Records. Album baru ini direkam di Excess studio (dimana album Ayreon, After Forever juga direkam) di Rotterdam, dan mixing dikerjakan di Split Second Sound (yang juga menggarap album band Textures, Autumn). Formasi Cirrha Niva, Joost van den Broek (ex-After Forever), Manda Ophuis (Nemesea), Robin de Groot (Chiraw), Yuval Kramer (Amaseffer), Bouke Visser (Split Second Sound studio). Launching album akan diadakan di Plein 79 Hertogenbosch pada 13 September mendatang….. Band asal Norwegia, Theatre of Tragedy mulai masuk studio Room 13 di Oslo untuk menyelesaikan rekaman album ketujuh mereka yang rencananya bakal dirilis bulan September mendatang via AFM Records. Album baru Theatre of Tragedy ini diproduseri oleh Erik Ljunggren, yang sebelumnya juga bekerja sama dengan The Kovenant, Kari Rueslåtten, A-HA, Seigmen, Zeromancer, dan Satyricon….. Bazillion Points Books menawarkan versi download dari potongan buku “Chapter 5. The Upward Spiral”, yang diambil dari buku edisi Amerika Utara Once Upon a Nightwish: The Official Biography 1996-2006, yang ditulis oleh Mape Ollila. Buku ini bercerita masa penggarapan album Oceanborn (2000), bahkan events dimana Nightwish tampil, termasuk pertama kali mereka tour bersama Rage dan awal mula band bassis Marco Hietala, Sinergy. Juga cerita tentang Tarja Turunen yang berkutat dengan nyamuk di belantara Finlandia, diskusi yang belum pernah dipublish dari pentolan mereka, Tuomas Holopainen tentang hubungan yang membawa sial dengan Eurovision serta proses penggarapan album Wishmaster….. Danzig sedang bekerja keras untuk menyelesaikan rekaman album terbaru mereka. Johnny Kelly (Type O Negative) dan Tommy Victor (Prong) akan banyak berperan di album ini, walau Johnny hanya beberapa kali bermain bersama Danzig selama tour sejak 2002, ini adalah album pertamanya bersama Danzig. Sedangkan Tommy, mengisi gitar di album Circle Of Snakes (2004). Sementara itu, Simon Bisley telah menyelesaikan ilustrasi untuk booklet dan akan segera mengumumkan tanggal dirilisnya….. Sementara single terbaru pentolan Rage Against The Machine, Tom Morello bersama band barunya, Street Sweeper Social Club, berjudul “100 Little Curses” bisa anda simak di MySpace mereka. Mereka akan merilis album perdana pada 15 Juni mendatang, berjudul sama dengan 11 lagu di dalamnya.

==========================

Flash News Edisi Minggu Pertama Mei

Running Wild Gelar Konser Perpisahan

Running Wild (1984)

Running Wild (1984)

Band heavy metal asal Jerman, Running Wild bakal menggelar konser perpisahan tahun ini di Wacken Open Air festival, yang berlangsung pada 30 Juli – 1 Agustus mendatang. Konser perpisahan ini akan diabadikan dalam DVD dan CD terakhir mereka. Pentolan Running Wild, Rolf “Rock’n’Rolf” Kasparek berkomentar, “Saya bangga dengan apa yang telah kami raih selama 30 tahun ke belakang, dan hal ini tidak luput dari peran serta para penggemar kami yang sangat mendukung perjalanan kami. Untuk itu, sebagai rasa terima kasih kami kepada mereka, kami persembahkan konser yang akan diingat selalu oleh mereka.” Running Wild merilis kompilasi “best of”, berjudul Best of Adrian, pada November 2006 lalu via G.U.N. Records. Dalam kompilasi tersebut memuat sembilan lagu sebelum mereka masuk dapur rekaman (meskipun mereka sudah menandatangani kontrak dengan label G.U.N.). Untuk memperingati 20 tahun Wacken Ballroom, Hamburg mempersembahkan legenda metal Jerman ini untuk konser terakhir mereka di panggung megah Eropa, sekaligus memperingati 30 tahun perjalanan karir Running Wild. Rock’n’Rolf (vocals, guitar) akan resmi meninggalkan band ini pada show terakhirnya pada 30 Juli 2009 saat membawakan lagu “Night To Remember”.

Berikut ini pesannya kepada para penggemar berat Running Wild: “Now after 30 years of Running Wild I feel it’s time to lower the flag and to take down the sails to face new challenges. That’s why we want to celebrate the 30 years’ history of the band for a last time at this year’s Wacken Open Air on the occasion of its 20th anniversary with a two-hour headlining Best-Of show on Thursday, July 30th with a lot of surprises to bring it to a dignified end. It’s also planned to record a Live-DVD and CD of that show to make it complete. Now I can look down with calmness on the last 30 years and I feel proud of what I have reached. At the same time, nothing of that would have been possible without your support during the last decades. That’s why I wanna say thanks for all the wonderful moments of that career and I wish you all the best for the future!”

Sebelum konser digelar, akan diadakan pemanasan W:O:A, dengan menggelar pesta di Ballroom Hamburg pada 1 Mei mendatang. Dimulai dengan kontes tattoo Running Wild, beberapa tim dengan kamera akan merekam selama kontes berlangsung untuk nantinya dimasukkan dalam live DVD. Namun, jika para kontestan tidak bisa hadir secara langsung, bisa mengirimkan karyanya ke otti@ballroom-hamburg.com (dengan subyek: “Running Wild Tattoo-Contest”). Final kontes akan diadakan di Wacken, dan pemenangnya akan diundang ke atas panggung selama pertunjukkan berlangsung.  Dan tattoo terbaik akan dicetak dalam booklet DVD mendatang.

Running Wild dibentuk di Hamburg pada tahun 1976 oleh Rolf Kasparek (vokal, gitar), Uwe Bendig (gitar), Jörg Schwarz (bass) dan Michael Hoffmann (drums). Debut album mereka Gates To Purgatory dirilis pada tahun 1984 via Noise Records, dan telah menghasilkan 13 album studio.

Running Wild (2009):

Rolf Kasparek – vocals, guitars
Peter Jordan – guitars
Peter Pichl – bass
Matthias Liebetruth – drums

Riot Era ‘Thundersteel’ Reuni Untuk Album Baru

Thundersteel (1988)

Thundersteel (1988)

Formasi band Riot era album Thundersteel (1988) bergabung kembali dan telah merencanakan untuk keliling Eropa musim panas mendatang. Mereka juga tengah mempersiapkan album studio terbaru mereka setelah 20 tahun. Pada sesi pertama penggarapan lagu, hadir Mark Reale dan Mike Flyntz kemudian disusul oleh Don Van Stavern dan Bobby Jarzombek, mereka berkumpul di San Antonio, Texas dimana sebagian besar lagu-lagu Riot ditulis disana, termasuk album The Privilege of Power. “Berkumpul dalam satu ruangan untuk menulis musik bukanlah hal yang sulit bagi kami, chemistry bisa kembali secara instant ketika kami duduk bersama,” tegas Mark. Materi baru yang ditulisnya bersama Bobby tidak jauh dari apa yang ada di album Thundersteel dan The Privilege of Power, masih berada di jalur yang sama, hanya lebih intens.

Mereka merencanakan selusin demo untuk kemudian akan diisi vokal oleh Tony Moore, dan Mark menggarap lirik serta melodinya. Tony berkomentar, “Don, Bobby, Mark dan Mike telah mengirimkan beberapa instrumental yang sangat menantang dan kaya nuansa, dan saya berlatih siang dan malam untuk melatih vokal the Voice of Steel.” Tony juga sedang mencoba menggali cerita yang menarik yang bisa menjadi inspirasi untuk bisa menyatu dengan musiknya. Album ini rencananya akan direkam selama musim panas, dan sesi penggarapan lagu akan direkam untuk mendapatkan footage clip. Sebagai awal, mereka membuka Youtube channel dan memasang live langka lagu “Fight Or Fall” yang direkam saat mereka tour di Tokyo pada tahun 1989.

Riot didirikan oleh Mark Reale pada tahun 1975 di New York, bersama Peter Bitelli (drums) kemudian merekrut Phil Fiet (bass) dan Guy Speranza (vocals) dan sambil menunggu deal dengan label, mereka merekrut Steve Costello (keyboards). Debut mereka Rock City (1977) dirilis dibawah komando produser Billy Arnell dan Steve Loeb, yang juga pemilik Greene Street Recording Studio dan indie label Fire-Sign Records. Awal perjalanan karir musik Riot tidaklah mulus, pergantian personil dan masalah dengan label menjadi awal perpecahan band. Ditambah lagi Speranza tidak bisa berkomitmen karena pandangan religiusnya, akhirnya digantikan oleh Rhett Forester yang kemudian meninggal tertembak pada saat terjadi perampokan di Atlanta pada tahun 1994. Sedangkan Speranza meninggal karena kanker pankreas pada tahun 2003. Riot era Thundersteel memutuskan bergabung pada 2008 silam, dengan merekrut gitaris Mike Flyntz.

Riot (2008)

Riot (2008)

Kansas Rayakan 35 Tahun Dengan Live Symphonic DVD

There's Know Place Like Home (2009)

There's Know Place Like Home (2009)

Selama bertahun-tahun, Kansas menguasai airplaye radio klasik rock, dan terus menyuguhkan pertunjukan kaliber dunia pada setiap konsernya. Dan untuk memperingati masa kejayaan mereka, sebuah perayaan memperingati 35 tahun perjalanan karir bermusik band progressive rock asal Topeka Kansas, yang merilis album perdananya dengan judul sama pada tahun 1974 ini, dengan merilis sebuah live DVD berjudul There’s Know Place Like Home pada 4 Agustus mendatang. DVD dengan format hi-def untuk blu-ray (5.1 surround sounds) ini direkam pada saat mereka tampil di White Concert Hall di Washburn University, Kansas pada 7 Februari silam. Pada pertunjukan kali ini, mereka didukung formasi Steve Walsh (singer/keyboards), Rich Williams (guitar), David Ragsdale (violins), Billy Greer (bass), dan Phil Ehart (drums) serta penampilan mantan personil Kansas yang lain, Kerry Livgren (guitar/keyboards) dan Steve Morse (guitar), didukung barisan orkestra 50-piece Washburn University Orchestra.

Drummer memberikan komentar tentang penampilan mereka bersama barisan orkestra, bahwa sangat menyenangkan bisa bermain dengan sekitar 50 musisi orkestra yang biasanya sangat susah memainkan karya-karya mereka. Dan mengenai bergabungnya Livgren serta Morse, Williams menyatakan sangat nyaman bermain lagi bersama keduanya. Dalam kesempatan spesial tersebut, mereka membawakan hits klasik seperti “Dust in the Wind”, “Carry On Wayward Son”, “Hold On”, “On the Other Side,” dan lainnya. There’s Know Place Like Home bisa dibilang sebagai salah satu pertunjukan terbaik yang pernah disuguhkan Kansas.

Kansas akan melakukan promo tour pada musim panas mendatang untuk mensupport DVD ini. Dan, dalam tour tersebut, mereka akan didampingi band yang dibentuk oleh para personil Kansas (minus Walsh), Native Window yang sekaligus merilis album perdana mereka pada 23 Juni mendatang. Seiring dengan popularitas Kansas, single ballad mereka “Dust in the Wind” meraih sertifikasi gold dalam format digital download, dan lagu “Carry On Wayward Son” tampil dalam game Guitar Hero II dan Rock Band II. Karya-karya mereka membuktikan bahwa mereka masih dicintai oleh para penggemarnya, dan DVD There’s Know Place Like Home akan membuktikan sekali lagi kenyataan ini, nanti pada konser mereka musim panas.

Kansas (2009)

Kansas (2009)

Faith No More Rilis Koleksi Terbaiknya

The Very Best Definitive Ultimate Greatest Hits Collection (2009)

The Very Best Definitive Ultimate Greatest Hits Collection (2009)

Sebagai pemanasan menjelang tour reuni, band asal San Francisco, California Faith No More bakal merilis koleksi terbaiknya dalam album The Very Best Definitive Ultimate Greatest Hits Collection pada 8 Juni mendatang di Inggris via via Rhino Records. Dobel album ini akan berisi karya-karya terbaik mereka pada disc 1 dan beberapa b-side dan lagu yang belum pernah dirilis pada disc 2. Februari silam, FNM mengumumkan bahwa mereka akan reuni untuk tour The Second Coming Tour dengan formasi album Album of The Year (1997). Mereka pertama kali berkumpul dalam sebuah sesi latihan pada 4 Maret lalu, setelah 10 tahun berpisah. Mereka akan menggelar tour di Amerika Utara setelah semuanya siap. Gitaris sekaligus pendiri FNM, Jim Martin tidak akan ikut serta kali ini, dan posisinya akan diisi oleh Jon Hudson.
The Very Best Definitive Ultimate Greatest Hits Collection:

Disc 1:

  1. “The Real Thing”
  2. “From Out of Nowhere”
  3. “Epic”
  4. “We Care a Lot”
  5. “R’n’R”
  6. “Kindergarten”
  7. “Caffeine”
  8. “Land of Sunshine”
  9. “Be Aggressive”
  10. “Midlife Crisis”
  11. “A Small Victory”
  12. “Everythings Ruined”
  13. “Evidence”
  14. “Digging the Grave”
  15. “Ricochet”
  16. “Ashes to Ashes”
  17. “Stripsearch”
  18. “Easy”

Disc 2:

  1. “Absolute Zero” (B-side on “Digging The Grave” single 1995)
  2. “The Big Kahuna” (B-side on “Ashes To Ashes” single 1997)
  3. “Light Up And Let Go” (B-side on “Ashes To Ashes” single 1997)
  4. “I Won’t Forget You” (rarity previously released on “Who Cares A Lot” greatest hits album 1998)
  5. “The World Is Yours” (B-side on “I Started A Joke” single 1998)
  6. “Hippie Jam Song” (rarity previously released on “Who Cares A Lot” greatest hits album 1998)
  7. “Sweet Emotion” (given away with Kerrang! magazine In 1989)
  8. “New Improved Song” (given away with Sounds magazine In 1988)
  9. “Das Schutzenfest” (B-side on “Evidence” single 1995)
  10. “This Guy’s In Love With You” (B-side on “I Started A Joke” single 1998)

Faith No More (2009)

Faith No More (2009)

Faith No More 2009:

Mike Patton – lead vocals
Billy Gould – bass guitar
Mike Bordin – drums & percussion
Roddy Bottum – keyboards
Jon Hudson – guitar

Veteran Kansas Bergabung Dalam Native Window

Native Window (2009)

Native Window (2009)

Para prog-rockers, khususnya penggemar berat band Kansas mungkin sangat menyayangkan kenapa dua pentolan band progressive rock asal Topeka, Steve Walsh (singer/keyboard/synth) dan Kerry Livgren (guitar/keyboard/synth) pernah menyatakan bahwa mereka tidak akan membuat album baru, namun kali ini ada sedikit angin segar buat para penggemar, dengan mengusung nama Native Window, Kansas minus Walsh, bakal merilis album perdana mereka pada 23 Juni mendatang via StarCity Records (milik Jeff Glixman, yang juga memproduseri beberapa album terlaris Kansas). Drummer Phil Ehart menyatakan, mereka juga sebenarnya tidak punya satu lagu pun ketika memulai band ini, mereka sedikit surprise ketika ternyata bisa merampungkan rekaman album perdana ini. Beberapa lagu ditulis oleh mereka sendiri, beberapa lagu berkolaborasi dengan penulis dari luar, serta beberapa lagu musisi lainpun dibawakan. Tanpa kehadiran suara Walsh, berarti tanpa nuansa keyboard yang menjadi khas musik Kansas. Gitaris Richard Williams menambahkan, mereka memang tidak ingin meniru apa yang telah dilakukan oleh Kansas, baik dalam proses penulisan lagu, musik yang dihasilkan, bahkan proses emulasi yang biasa dilakukan oleh Kansas.

Album ini diproduseri oleh Steve Rawls dan Native Window, serta direkam di Real 2 Reel Studios selama dua tahun, dengan formasi Ehart dan Williams, vokalis/bassis Billy Greer, dan violinis David Ragsdale, mencoba untuk menggali lebih dalam apa yang belum pernah dilakukan oleh Kansas secara musikal. Mereka tidak lagi berada dalam bayang-bayang anthem melodic rock ala Kansas, bahkan hampir semua personil tidak tahu harus membawa musik Native Window ke arah mana, namun yang pasti, sebuah lagu harus bisa dimainkan secara akustik dengan bagus. Dengan hanya berpegang satu kriteria tersebut, mereka mulai menciptakan lagu, bahkan walaupun hanya bagus dengan gitar akustik dan vokal saja, mereka akan menggali hanya dari sisi itu saja. Dan untuk penulisan lirik pun demikian juga. Semua personil punya andil baik hanya dengan judul lagu, satu bait lirik, chorus, harmonisasi, bahkan dengan hanya bergumam saja. Billy banyak mengeluarkan tema tentang sebuah lagu, dan semua akan mengembangkan ke dalam sebuah bentuk lagu.

Ketika ditanya lagu mana yang menjadi favorit mereka, Ragsdale tidak bisa menjawab hanya satu lagu, tapi semua lagu punya keistimewaan. Seperti mood dalam lagu “Miss Me”, serta bagaimana proses pengembangan lagu ini. Kemudian lagu “Blood In the Water” yang bisa membuatnya tersenyum lebar, Greer pun berpendapat sama tentang hasil karyanya ini, proses penulisan lagu dan rekaman yang santai serta menyenangkan belum pernah dirasakan setelah sekian lama berkutat dalam musik. Mereka akan melakukan promo di radio mulai 24 Juni mendatang, serta tour musim panas dan launching band di Kansas. Ehart juga berpesan, bagi mereka yang bertanya-tanya kenapa Walsh tidak ikut serta dalam proyek ini, bahwa Walsh sangat mensupport Native Window sejak awal proyek ini berlangsung.

Native Window (2009)

Native Window (2009)