Yes & Asia Tur Bersama Keliling Amerika

Yes North American Tour 2009

Yes North American Tour 2009

Buat para penggemar prog-rock, ini ada kejutan musim panas yang paling ditunggu-tunggu. Publik Amerika di 24 kota bakal menyaksikan 2 band legendaris asal Inggris menggelar tur bersama mulai 26 Juni hingga 2 Agustus mendatang. Yes dengan formasi Steve Howe, Chris Squire, Alan White bersama vokalis barunya, Benoit David, dan keyboardis Oliver Wakeman (putra Rick Wakeman), dengan Howe sebagai poros antara kedua band tersebut, karena Asia bakal menjadi bintang tamunya, masih dengan formasi keyboardis Geoff Downes (ex-Yes, Buggles), drummer ELP Carl Palmer dan  bassis/gitaris/vokalis John Wetton (ex-King Crimson & UK). Para fans prog-rock bakal bernostalgia dengan lagu-lagu mereka seperti “I’ve Seen All Good People,” “Roundabout” dan “Heat of the Moment. Howe menyatakan antusiasnya terhadap dobel konser ini, “This is a monumental event and even though it will be a challenge, I am up for it.”

Tahun lalu Yes tampil di Hammersmith Ballroom, New York City bersama sang vokalis baru, Benoit David, yang mampu mengadaptasi style dan suara tinggi khas pendiri sekaligus vokalis Yes, Jon Anderson. Formasi ini memang bukan formasi ideal Yes, namun yang paling mendekati. Untuk setlist kali ini sepertinya tidak akan jauh berbeda dengan tahun kemarin, mereka akan membawakan beberapa hits klasik dari album Fragile, Close to the Edge, Tales from Topographic Oceans dan 90125 dan tentunya lagu favorit penggemar mereka seperti “Roundabout,” “Owner of a Lonely Heart,” “I’ve Seen All Good People” dan “Yours Is No Disgrace”. Ada kemungkinan mereka juga akan membawakan lagu yang jarang dibawakan seperti “Machine Messiah” dan “Siberian Khatru,” yang cukup bagus dinyanyikan oleh David, penyanyi asal Montreal, Quebec, yang pernah menjadi vokalis beberapa tribute grup YES, dan Yes menemukan David melalui Internet. Kemampuannya meniru gaya bernyanyi Anderson membuatnya sangat disukai para diehard fans Yes.

Yes (2009)

Yes (2009)

Sedangkan supergrup Asia bakal mempersembahkan lagu-lagu dari album perdana mereka yang cukup fenonemal yang dirilis pada tahun 1982. Album tersebut menduduki posisi jawara di tangga album Billboard selama 9 minggu dengan lagu “Heat of the Moment,” “Only Time Will Tell” dan “Sole Survivor.” Formasi awal Asia ini bergabung kembali setelah berpisah selama 23 tahun, yaitu pada tahun 2006 dan telah sukses menggelar tur keliling dunia sebanyak empat kali. Mereka merilis album Phoenix tahun lalu via Frontiers Records, dan tidak cukup sukses mengulang kejayaan album-album formasi awal Asia yang telah menjual sekitar 120 juta keping album, baik secara bersama maupun solo.

Asia (2009)

Asia (2009)

Selama 40 tahun berkarir dalam kancah musik prog-rock, Yes sangat dikenal karena konsep panggungnya ketika menggelar konser, sejak didirikan oleh Chris Squire dan Jon Anderson pada tahun 1968. Dengan drummer Bill Bruford, gitaris Peter Banks dan keyboardis Tony Kaye, mereka bermetamorfosis menjadi YES, mulai dikenal publik ketika tampil di The Marquee Club London yang terkenal itu, dimana mereka tampil bersama Jimi Hendrix dan Pink Floyd, serta merilis album perdana berjudul Yes pada pertengahan 1969. Yes telah menjual lebih dari 30 juta keping album keseluruh dunia.

Gitaris Steve Howe, mulai bergabung dengan Yes pada saat album The Yes Album (1970) yang langsung menduduki jawara tangga album di Inggris, serta membawa pengaruh permainan gitarnya yang extreme experimental ke dalam musik Yes. Drummer Alan White, yang juga bermain untuk album John Lennon Imagine dan George Harrison All Things Must Pass, mulai bergabung pada tahun 1972. Yes kemudian mulai merambah benua Amerika dan menggelar sejumlah konser besar, salah satu diantaranya adalah JFK Stadium di Philadelphia pada tahun 1976 yang dipadati lebih dari 130.000 penonton. Karena Amerika sangat berjasa atas kesuksesan kedua band, maka konser kali ini sangat tepat jika digelar di Amerika. Tak bisa dipungkiri, bahwa nuansa symphonic yang dibawa Yes dan gaya musikal yang inovatif telah mengukuhkan mereka sebagai salah satu band prog-rock yang menjadi panutan banyak generasi berikutnya. Squire menambahkan, “This has turned out to be one of the best performing line-ups in YES’ storied history. It feels like we’re rediscovering these songs all over again.” Way to go Grandpa!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s