To/Die/For Secara Resmi Dibubarkan!

To Die For (1999-2009)

To Die For (1999-2009)

To/Die/For atau biasa disingkat dengan TDF, band gothic metal asal Finlandia secara resmi dibubarkan, karena ketegangan internal, kesibukan para personil dan mulai terjadinya perbedaan arah bermusik diantara personilnya. Vokalis Jarno Perätalo, menyatakan beberapa jam yang lalu, bahwa tingkat stress dan hidup telah mengarah pada satu titik dimana dia harus meninggalkan band yang dirintisnya sejak tahun 1993 ini. TDF sebelumnya bernama Mary-Ann yang mengusung musik hard rock, menghasilkan 2 mini album, Mary-Ann (1997) dan Deeper Sin (1998). Mini album ini mengantar mereka mendapatkan kontrak rekaman bersama Spinefarm Records di tahun 1999 dan berganti nama menjadi To/Die/For. Debut album All Eternity (1999) bersama Spinefarm mengantarkan TDF kepada Nuclear Blast, yang berhasil merilis Epilogue (2001) dan Jaded (2003). Konflik mulai terjadi setelah Jarno hengkang pada Agustus 2003 dan membentuk band Tiaga bersama Antti-Matti “Antza” Talala (guitar), Joonas Koto (guitar), Josey Strandman (bass) dan Santtu Lonka (drums). Namun pada tahun 2004 Jarno bersama para personil Tiaga malah mengkudeta nama To/Die/For dan merilis album IV (2005).

Kemelut semakin jelas ketika mereka memasuki masa promo tur album IV, Jarno menyalahkan beberapa promotor yang mengacaukan jadwal promo tur mereka. Ditambah, terjadi ketidakcocokan selama penggarapan album berikutnya sehingga mereka hanya menghasilkan satu lagu baru, karena para personilnya tidak mempunyai kesamaan arah bermusik. Jarno hanya menginginkan gothic metal yang simpel, sedangkan beberapa personil mulai mengarahkan kepada kerumitan musik heavy metal. Wounds Wide Open yang dirilis pada Oktober 2006, yang dibantu oleh engineer Samu Oittinen di Fantom Studios dan Jari-Jukka Nippala di Sonic Image serta mixing dikerjakan di Abyss Studios Swedia oleh Peter Tägtgren (Dimmu Borgir, Celtic Frost). Promo tur album Wounds Wide Open pun mengalami banyak kendala, terutama di Amerika Selatan dan Utara yang disebabkan oleh ketidakberesan promotor setempat. Sehingga, mereka memutuskan untuk vakum setelah promo tur selesai pada akhir 2007.

Personil yang lain masih melanjutkan kegiatan bermusiknya, Joonas bergabung dengan band Malpractice, Antza bergabung dengan I.D. Exorcist, Josey bergabung dengan band punk, sedangkan Santtu masih bermain drum untuk band lokal bersama mantan bassis mereka Miikka Kuisma. Personil terakhir TDF, Toni Paananen (drums) juga banyak terlibat proyek musik. Tonmi Lillman (partner Jarno dalam menulis musik dan sekaligus drummer awal TDF) bekerja di sebuah studio di Hensinki dan juga masih bermain drum untuk band Vanguard dan Ajattara. Jarno sendiri saat ini merintis band baru dengan nama Sundown Sindrome, mereka baru saja merekam CD promo pertama mereka di Jerman, dan berharap mendapatkan kontrak rekaman segera. Jarno merasa nyaman dengan band barunya ini, karena semua personil mempunya kesamaan pandangan dalam bermusik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s